Telp. 0260-414542





RAPAT PARIPURNA JAWABAN EKSEKUTIF THD PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRD ATAS KUA-PPAS PERUBAHAN TAHUN 2021

RAPAT PARIPURNA JAWABAN EKSEKUTIF THD PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRD ATAS  KUA-PPAS PERUBAHAN TAHUN 2021

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Subang kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Jawaban Eksekutif Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Atas Nota Perubahan KUA - PPAS Kabupaten Subang Tahun 2021. Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi  terhadap Nota Pengantar Bupati Tentang KUA PPAS Perubahan Tahun 2021 pada hari Rabu 15 September 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang.

Pada Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD H. Narca Sukanda, S. Sos., bersama Wakil Ketua II H. Aceng Kudus, SP. itu, Kang Akur menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi melalui anggota DPRD atas Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan PPAS Tahun 2021.

"Kami haturkan Terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Dewan yang terhormat atas pemandangan umum melalui Fraksi Fraksi terhadap Rancangan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan PPAS Tahun 2021 dalam keadaan sehat walafiat. " Ungkap Wabup.

Dalam rapat paripurna terungkap bahwa capaian Vaksinasi COVID-19 sampai dengan tanggal 13 September 2021 dengan sasaran 1.285.199 orang adalah sebagai berikut :
1. Total dosis pertama baru mencapai 26,79 % (344.329)
2. Total dosis kedua baru mencapai 13,79% (177.231)
3. Sedangkan Vaksinasi Covid anak sekolah usia 12 s/d 17 tahun dengan jumlah sasaran 151.302 siswa baru mencapai 14,24% (21.539 siswa). Hal ini menjawab salah satu poin yang ditanyakan oleh Fraksi PKS dalam Pandangan Umum Fraksinya.

Wabup-pun menjelaskan bahwa jumlah anggaran hasil refocussing 8% dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 94,56 Milyar dan dialokasikan di Dinas Kesehatan termasuk RSUD, Kecamatan Subang dan di Belanja Tidak Terduga termasuk alokasi anggaran dukungan pelaksanaan vaksinasi dan penanganan dampak ikutan vaksinasi (diluar insentif tenaga vaksinasi) sebesar Rp. 10,2 Milyar, untuk insentif tenaga kesehatan termasuk tenaga vaksinasi sebesar Rp. 37,26 Milyar. Penjelasan tersebut menjawab salah satu poin dari PU Fraksi Gerindra

Mengenai penanganan pemulasaran dan penanganan jenazah pasien COVID-19 (orang/kegiatan) sebesar Rp. 300.000 serta biaya penguburan jenazah pasien COVID-19 (orang/kegiatan)sebesar Rp. 300.000,Wabup menegaskan bahwa tidak ada pejabat pejabat  Pemkab. Subang yang masuk dalam tim evakuasi pasien dan penanganan jenazah COVID-19  yang dibentuk melalui Peraturan Bupati No: KU. 03/KEP.419-DINKES/2021 itu.

Terkait dana pengelolaan belanja daerah, Pemkab. Subang konsisten terhadap regulasi yang dikeluarkan dari pemerintah pusat sehingga teknis pelaksanaannya berdampak terhadap proses dan mekanisme pergeseran anggaran pada tahun anggaran 2021. Maka dari itu dalam rangka peningkatan bidang kesehatan, pemerintah daerah secara konsisten dan berkesinambungan sudah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 11% dari total belanja APBD diluar gaji sebagaimana amanat dalam ketentuan peraturan perundang-undangan untuk penyediaan anggaran Rumah Sakit dan Puskesmas sebesar Rp. 277,74 Milyar, postur anggaran untuk menjaga keberlangsungan usaha masyarakat tahun 2021sebesar Rp. 17,04 Milyar dan postur anggaran jaring pengaman sosial sebesar Rp. 12,04 Milyar.

"Adapun usulan,saran,tanggapan ataupun koreksinya dari semua Fraksi untuk penyempurnaan Rancangan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2021 ini akan dijadikan bahan  pembahasan lebih lanjut bersama tim TAPD dan Badan Anggaran DPRD dalam forum pembahasan anggaran selanjutnya." Pungkas Wabup.

Ketua DPRD H. Narca menutup Rapat Paripurna disertai pemberian jadwal pembahasan antara tim TAPD bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Subang terhitung tanggal 16 s/d 20 September 2021 mendatang.